Sabtu, 07 Februari 2015


Fitnes & Latihan > Gerakan Sempurna

Cetak Kemenangan Lewat Tembakan 2 Angka

Cetak Kemenangan Lewat Tembakan 2 Angka
-
Waktu pertandingan hanya tersisa 15 detik. Skor tim Anda tertinggal satu angka dari lawan. Dalam keadaan kritis ini, sebuah lay up Anda lakukan untuk mengantar bola menerobos jala lawan. Dan wasit meniup peluit karena seorang lawan melakukan pelanggaran saat Anda berusaha mencetak angka. Sebagai kompensasinya, tim Anda mendapat lemparan bebas (free throw) dan Anda harus mengeksekusinya.

“Faktor mental memang memegang peran vital ketika Anda melakukan lemparan bebas. Apalagi saat tim Anda dalam kondisi kritis,” ujar Anthony Gunawan, mantan pemain tim bolabasket papan atas Indonesia, Aspac dan Satria Muda. “Tapi jika Anda terlatih melakukannya, lemparan bebas dapat dimanfaatkan sebagai jalan untuk mencetak kemenangan.” Ada beberapa hal yang perlu perhatikan jika Anda ingin menjadi eksekutor lemparan bebas yang piawai, kata Anthony.
  • Pertama,  jangan abaikan kesempurnaan gerakan.
  • Kedua, latih otot-otot – trapezius dan otot lengan – yang  bekerja saat Anda melakukan lemparan bebas.
  • Ketiga, berlatih melakukan lemparan bebas secara rutin.
  • Keempat, belajar fokus dan berkonsentrasi.
Dan sebagai langkah awal latihan mengeksekusi lemparan bebas, Anthony akan membeberkan pada Anda tentang kesempurnaan gerakannya.
  • Kepala. Kepala menghadap ke depan. Arah pandangan mata fokus pada sasaran (basket rim).
  • Bahu. Arahkan bahu atau tubuh bagian atas Anda ke arah sasaran tembak.
  • Pergelangan tangan. Lecutkan pergelangan tangan yang dominan ke depan dan arahkan jari-jarinya ke sasaran saat Anda melakukan lemparan bebas.
  • Siku. Bawa siku pada tangan yang dominan di ketinggian bahu dengan sudut tekukan yang membuat Anda nyaman menguasai bola. Sementara arahkan siku satunya sekitar 20 sentimeter di depan tubuh Anda – mengikuti pergerakan jari-jari tangan nondominan yang menahan bola.
  • Tangan. Menggunakan tangan yang dominan, kendalikan bola di telapak tangan dengan posisi pergelangan tangan ditekuk keluar. Gunakan jari-jari tangan yang tak dominan untuk menahan sisi luar bola. Di awal gerakan, posisi lengan ditekuk pada siku. Tapi di akhir lemparan, seharusnya posisi lengan Anda lurus.
  • Kaki. Buka kaki selebar bahu. Kemudian posisikan kaki yang dominan ke arah sasaran sekitar 10 sentimeter di depan kaki lainnya. Posisi lutut sedikit ditekuk.
  • Telapak kaki. Di awal gerakan, telapak kaki menapak rata pada lantai. Tapi saat Anda melempar bola, tekan ujung telapak kaki pada lantai untuk menambah daya dorong luncuran bola – yang akan membuat Anda berdiri di atas ujung kaki di akhir lemparan. 
  • Lutut. Sebelum melakukan lemparan, rendahkan tubuh dengan menekuk lutut membuat ancang-ancang untuk melakukan lompatan. Kemudian luruskan lutut saat Anda melakukan lemparan. Cara ini membantu Anda menambah daya dorong luncuran bola.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar